Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

Postingan Baru

1 2 3 4 5 6 7 8

Pembelajaran Biologi berbasis Media ICT

1. Pengertian Media

Media merupakan alat yang harus ada apabila kita ingin memudahkan sesuatu dalam pekerjaan. Media merupakan alat Bantu yang dapat memudahkan pekerjaan. Setiap orang pasti ingin pekerjaan yang dibuatnya dapat diselesaikan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan.

Kata media itu sendiri berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “ medium “ yang berarti “ pengantar atau perantara “, dengna demikian dapat diartikan bahwa media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan.

Kit Lay Bourne ( 1985 : 82 ) menyatakan bahwa “ penggunaan media tidak harus membawa bungkusan berita-berita semua, siswa cukup dapat mengawasi suatu berita.” Dari pendapat tersebut dapat dihubungkan bahwa penyampaian materi pelajaran dengan cara komunikasi masih dirasakan adanya penyimpangan pemahaman oleh siswa. Masalahnya adalah bahwa siswa terlalu banyak menerima sesuatu ilmu dengan verbalisme. Apalagi dalam proses belajar mengajar yang tidak menggunakan media dimana kondisi siswa tidak siap, akan memperbesar pekuang terjadinya verbalisme.

Media yang difungsikan sebagai sumber belajar bila dilihat dari pengertian harfiahnya juga terdapat manusia didalamnya, benda, ataupun segala sesuatu yang memungkinkan untuk anak didik memperoleh informasi dan pengetahuan yang berguna bagi anak didik dalam pembelajaran, dan bagaimana dengan adanya media berbasis TIK tersebut, khususnya menggunakan presntasi power point dimana anak didik mempunyai keinginan untuk maju, dan juga mempunyai kreatifitas yang tinggi dan memuaskan dalam perkembangan mereka di kehidupan kelak.

Sasaran penggunaan media adalah agar anak didik mampu mencipatakan sesuatu yang baru dan mampu memanfaatkan sesuatu yang telah ada untuk dipergunakan dengan bentuk dan variasi lain yang berguna dalam kehidupannya,. Dengan demikian mereka dengan mudah mengerti dan mamahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru kepada mereka.

Arief S. Sadiman ( 1984:6 ) mengatakan bahwa media “ adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti film, buku dan kaset “. RE Clark ( 1996 : 62 ) mengungkapkan bahwa “ the of of media to encourage student to invest more afford in hearing has along history “.

Dari pandangan yang ada di atas dapat dikatakan bahwa media merupakan alat yang memungkinakn anak muda untuk mengerti dan memahami sesuatu dengan mudah dan dapat untuk mengingatnya dalam waktu yang lama dibangdingkan dengan penyampaian materi pelajaran dengan cara tatap muka dan ceramah tanpa alat bantuan.

Menurut Soeparno ( 1987:8 ) menyebutkan ada beberapa alasan memilih media dalam proses belajar mengajar, yakni :

a. ada berbagai macam media yang mempunyai kemungkinan dapat kita pakai di dalam proses belajar mengajar,

b. ada media yang mempunyai kecocokan untuk menyampaikan informasi tertentu

c. ada perbedaan karakteristik setiap media

d. ada perbedaan pemakai media tersebut

e. ada perbedaan situasi dan kondisi tempat media dipergunakan

Bertitik tolak dari pendapat tersebut, jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Media yang akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa.

2. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Penggunaannya

Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TIK merupakan hal yang tidak mudah. Dalam menggunakan media tersebut harus memperhatikan beberapa teknik agar media yang dipergunakan itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan tidak menyimpang dari tujuan media tersebut, dalam hal ini media yang digunakan adalah Komputer dan LCD Proyektor. Arief S. Sadiman ( 1996 : 83 ) mengatakan bahwa :

Ditinjau dari kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi karena merupakan komoditi perdagangan yang terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap pakai ( media by utilization ) dan media rancangan yang perlu dirancang dan dipersiapkan secara khusus untuk maksud dan tujuan pembelajaran tertentu.

Dari pernyataan tersebut di atas dapat dikategorikan bahwa media Komputer dan LCD Proyektor meupakan media rancangan yang mana didalam penggunaannya sangat diperlukan perancangan khusus dan didesain sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan. Perangkat keras ( hard ware ) yang difungsikan dalam menginspirasikan media tersebut adalah menggunakan satu unit computer lengkap yang sauah terkoneksikan dengan LCD Proyektor. Dengan demikian media ini hendaknya menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran khususnya PKn.

a. Komputer sebagai Media Pembelajaran

Aplikasi komputer dalam bidang pembelajaran memungkinkan berlangsungnya proses belajar secara individual (individual learning). Pemakai komputer atau user dapat melakukan interaksi langsung dengan sumber informasi. Perkembangan teknologi komputer jaringan (computer network/Internert) saat ini telah memungkinkan pemakainya melakukan interaksi dalam memperoleh pengetahuan dan informasi yang diinginkan. Berbagai bentuk interaksi pembelajaran dapat berlangsung dengan tersedianya medium komputer. Beberapa lembaga pendidikan jarak jauh di sejumlah negara yang telah maju memanfaatkan medium ini sebagai sarana interaksi. Pemanfaatan ini didasarkan pada kemampuan yang dimiliki oleh komputer dalam memberikan umpan balik (feedback) yang segera kepada pemakainya. Contoh penggunaan internet ini adalah digunakan oleh Universitas terbuka dalam penyelenggaraan Universitas Terbuka Jarak Jauh disamping mahasiswa mendapat modul untuk proses belajar mengajar dia juga dapat mengakses informasi melalui internet. Kuliah lewat Internet oleh IBUteledukasi.com. Universitas virtual IBUteledukasi ini didirikan oleh Adi sasono, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bekerjasama dengan Universitas Tun Abdul Razak (Unitar) Malaysia yang sudah lebih dulu menyelenggarakan perkuliahan online.

Pada pendidikan jarak jauh Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Interaksi pembelajaran pada program Magister Manajemen Rumah Sakit dan Magister Manajemen Pelayanan Kesehatan dilakukan melalui surat elektronik (e-mail) mahasiswa harus menjawab 75% pertanyaan melalui e-mail. Contoh lain pemanfaatan jaringan komputer dilakukan di Universitas Indonesia (UI). Sejak tahun 1994 UI telah mengembangkan infrastruktur informasi yang dikenal dengan nama Jaringan Universitas Indonesia Terpadu (JUITA). JUITA menghubungkan sebelas fakultas dan lembaga-lembaga penting yang ada di UI dengan menggunakan jaringan serat optik ( Sri Hartati, dkk 1997 dalam Benny A. Pribadi dan Rosita, Tita, 2000).

1. Kelebihan Komputer

Heinich dkk. (1986) mengemukakan sejumlah kelebihan dan juga kelemahan yang ada pada medium komputer. Aplikasi komputer sebagai alat bantu proses belajar memberikan beberapa keuntungan. Komputer memungkinkan mahasiswa belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang ditayangkan. Penggunaan komputer dalam proses belajar membuat mahasiswa dapat melakukan kontrol terhadap aktivitas belajarnya. Penggunaan komputer dalam lembaga pendidikan jarak jauh memberikan keleluasaan terhadap mahasiswa untuk menentukan kecepatan belajar dan memilih urutan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan. Kemampuan komputer untuk menayangkan kembali informasi yang diperlukan oleh pemakainya, yang diistilahkan dengan “kesabaran komputer”, dapat membantu mahasiswa yang memiliki kecepatan belajar lambat. Dengan kata lain, komputer dapat menciptakan iklim belajar yang efektif bagi mahasiswa yang lambat (slow learner), tetapi juga dapat memacu efektivitas belajar bagi mahasiswa yang lebih cepat (fast learner).Disamping itu, komputer dapat diprogram agar mampu memberikan umpan balik terhadap hasil belajar dan memberikan pengukuhan (reinforcement) terhadap prestasi belajar mahasiswa. Dengan kemampuan komputer untuk merekam hasil belajar pemakainya (record keeping), komputer dapat diprogram untuk memeriksa dan memberikan skor hasil belajar secara otomatis. Komputer juga dapat dirancang agar dapat memberikan preskripsi atau saran bagi mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar tertentu. Kemampuan ini mengakibatkan komputer dapat dijadikan sebagai sarana untuk pembelajaran yang bersifat individual (individual learning). Kelebihan komputer yang lain adalah kemampuan dalam mengintegrasikan komponen warna, musik dan animasi grafik (graphic animation). Hal ini menyebabkan komputer mampu menyampaikan informasi dan pengetahu-an dengan tingkat realisme yang tinggi. Hal ini me-nyebabkan program komputer sering dijadikan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan belajar yang bersifat simulasi. Lebih jauh, kapasitas memori yang dimiliki oleh komputer memungkinkan penggunanya menayangkan kembali hasil belajar yang telah dicapai sebelumnya. Hasil belajar sebelumnya ini dapat digunakan oleh siswa sebagai dasar pertimbangan untuk melakukan kegiatan belajar selanjutnya.

Keuntungan lain dari penggunaan komputer dalam proses belajar dapat meningkatkan hasil belajar dengan penggunaan waktu dan biaya yang relatif kecil. Contoh yang tepat untuk ini adalah program komputer simulasi untuk melakukan percobaan pada mata kuliah sains dan teknologi. Penggunaan program simulasi dapat mengurangi biaya bahan dan peralatan untuk melakukan percobaan. (Benny A. Pribadi dan Tita Rosita, 2002:11-12)

2. Kekurangan Komputer

Selanjutnya Benny dan Tita (2000) memberi penjelasan. Disamping memiliki sejumlah kelebihan, komputer sebagai sarana komunikasi interaktif juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan pertama adalah tingginya biaya pengadaan dan pengembangan program komputer, terutama yang dirancang khusus untuk maksud pembelajaran. Disamping itu, pengadaan, pemeliharaan, dan perawatan komputer yang meliputi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) memerlukan biaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu pertimbangan biaya dan manfaat (cost benefit analysis) perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk menggunakan komputer untuk keperluan pendidikan. Masalah lain adalah compatability dan incompability antara hardware dan software. Penggunaan sebuah program komputer biasanya memerlukan perangkat keras dengan spesifikasi yang sesuai. Perangkat lunak sebuah komputer seringkali tidak dapat digunakan pada komputer yang spesifikasinya tidak sama. Disamping kedua hal di atas, merancang dan memproduksi program pembelajaran yang berbasis komputer (computer based instruction) merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Memproduksi program komputer merupakan kegiatan intensif yang memerlukan waktu banyak dan juga keahlian khusus.

b. Penggunaan Jaringan Komputer untuk Pembelajaran

Teknologi jaringan komputer/internet memberi manfaat bagi pemakainya untuk melakukan komunikasi secara langsung dengan pemakai lainnya. Hal ini dimungkinkan dengan diciptakannya sebuah alat bernama modem. Jaringan komputer/internet memberi kemungkinan bagi pesertanya untuk melakukan komunikasi tertulis dan saling bertukar pikiran tentang kegiatan belajar yang mereka lakukan. Jaringan komputer dapat dirancang sedemikian rupa agar dosen dapat berkomunikasi dengan mahasiswa dan mahasiswa dapat melakukan interaksi belajar dengan mahasiswa yang lain. Interaksi pembelajaran dengan menggunakan jaringan komputer tidak saja dapat dilakukan secara individual, tetapi juga untuk menunjang kegiatan belajar kelompok. Pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh dikenal juga dengan istilah Computer Conferencing System (CCF). Biasanya sistem ini dilakukan melalui surat elektronik atau E-mail. Beberapa kelebihan pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh yaitu: dapat memperkaya model-model tutorial, dapat memecahkan masalah belajar yang dihadapi mahasiswa dalam waktu yang lebih singkat dan dapat mengatasi hambatan ruang dan waktu dalam memperoleh informasi. CCF memberi kemungkinan bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan interaksi pembelajaran langsung antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok (Mason, 1994 dalam Benny A. Pribadi dan Tita Rosita, 2002:13-14)

B. Kreativitas Siswa

1. Pengertian

Kreativitas yang didmiliki oleh manusia sejak dilahirkan ke dunia suatu yang wajar. Demikian juga dengan guru, karena kreatvitasnya itu maka seseorang dapat mengaktualkan dirinya. Di sini terutama dalam penggunaan media pembelajaran PKn, mengingat peranan guru yang sangat besar dalam pembentukan sikap dan mental serta pengembangan intelektualitas anak yang dimilikinya.

Nanda Sudjana ( 1987 : 20 ) mengatakan bahwa kreativitas ”merupakan cara atau usaha mempertinggi atau mengoptimalkan kegiatan belajar siswa dalam proses pembelajaran ”. Pengaruh yang diberikan oleh guru dalam pendekatannya dengan siswa bisa saja lebih besar dibandingkan dengan yang dimiliki oleh orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh kesempatan untuk merangsang siswa dan kalau ingin menghambatnya lebih banyak dari orang tua siswa.

Penggunaan media oleh guru dalam proses pembelajaran, tentumya tidak terlepas dari bagaimana guru tersebut mengajar. Guru Pkn perlu memperhatikan pedoman datau falsafah dalam mengajar. Ini akan bermanfaat guna pencapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan sebelumnya. Samion AR ( 2001 : 4 ) menyatakan bahwa :

Falsafah mengajar yang harus diperhatikan oleh guru dalam menumbuhkan kreativitas siswa adalah :

a. mengajar adalah sangat penting dan sangat menyenangkan

b. siswa patut dihargai dan disayangi sebagai pribadi yang unik

c. siswa hendaknya menjadi pelajar yang aktif

Dengan memperhatikan pendapat di atas dan melaksanakan secara optimal, maka guru dalam penggunaan media juga harus memperhatikan hal-hal tersebut. Media yang dipergunakan sebagai alat bantu dapat saja menjadi pendorong bagi anak didik. Mempermudah untuk memahami materi yang disajikan. Pendorong agar para guru mempunyai daya kreativitas tinggi tentunya berpengaruh dengan cita-cita. Cita-cita disini merupakan pusat dari bermacam-macam kebutuhan, artinya kebutuhan-kebutuhan biasanya dipusat di sekitar cita-cita itu.

Guru perlu mempunya cita-cita dalam perencanaan dan penggunaan media, karena cita-cita di sini mampu memposisikan energi psikis untuk belajar memanfaatkan media dan juga dalam penggunaan pendidikan. Dalam pencapaian cita-cita tersebut guru perlu melakukan langkah-langkah agar kreativitas siswa dan pembelajaran dapat berhasil guna. Upaya-upaya yang dilakukan guru dalam menciptakan kreativitas anak adalah :

a. Menetapkan bahan pembelajaran dan menyediakan media yang dipergunakan dalam proses pembelajaran

Bahan pembelajaran merupakan isi yang diberikan kepada siswa pada saat berlangsungnya proses pembelajaran. Bahan yang disajikan inilah mengantarkan siswa pada tujuan pengajaran. Salah satu cara untuk mempermudah dalam pencapaian tujuan pengajaran tentunya menggunakan media yang mana media mempunyai keterkaitan dengan bahan yang disampaikan ( relevansi )

b. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar

Kegiatan belajar mengajar, tentunya mempunyai hubungan yang erat dengan materi pelajaran. Guru mempunyai keinginan supaya anak didiknya berkembang perlu dapat mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. Dimana kegiatan itu dilakukan oleh guru sebagai pendidik dan siswa sebagai penerima materi di dalam interaksinya dalam belajar mengajar.

Kegiatan belajar mengajar itu dihubungkan dengan cara guru menyampaikan materi pelajaran agar dapat dipahami oleh anak didik, dan anak atau siswa menerima materi yang disampaikan oleh guru tersebut. Perlu untuk diketahui bahwa kegiatan belajar siswa banyak dipengaruhi oleh kegiatan guru.

2. Kemampuan Siswa Dalam Mengekpresikan Gagasan Sebagai Wujud Kreativitas

Dalam kaitannya dengan kreativitas Supriadi ( 1989 : 303 ) mengatakan ciri kehidupan sekolah yang kondusif untuk tumbuhnya kreativitas keilmuan adalah :

a. memberikan peluang kepada siswa untuk mengekspresikan gagasan secara aman. Mengeluarkan pendapat merupakan suatu keinginan yang harus dihargai oleh guru, agar dalam membuat media pengajaran PKn tidak dimonopoli oleh guru bidang studi PKn. Siswa dilibatkan karena tujuan pembelajaran semuanya adalah untuk keberhasilan siswa

b. menghargai prestasi siswa

c. menghargai imajinasi siswa

d. menghormati keunikan individu siswa

e. menyediakan sumber-sumber informasi yang memadai untuk kebutuhan siswa

f. mampu mengakomodasikan minat siswa yang beragam

g. melatih kepekaan siswa

Kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapatnya harus dihargai dan bagaimana caranya agar siswa tersebut tidak merasa mempunyai kekurangan dalam menumbuhkan kreativitasnya, dengan menggunakan media pembelajaran berbasis TIK tentu saja diharapkan siswa mampu menumbuhkan kreativitasnya dengan maksimal yang terdapat di dalam diri mereka. Seorang anak yang mempunyai kretaivitas tinggi tentunya berbeda dengan siswa yang mempunyai krativitas rendah.

Siswa yang mempunyai kreativitas tinggi tentunya akan mampu menyelesaikan permasalahan dengan cepat dan tanggap terhadap permasalahan yang muncul. Sedangkan siswa yang berkreativitas rendah terlihat kurang menanggapi permasalahan dalam pembelajaran. Siswa yang kurang kreativitas tidak akan bisa dengan cepat menyelesaikan tugas, dan apabila kesulitan dalam membuat tugas siswa tersebut terlambat reaksinya untuk bertanya kepada orang lain.

C. Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis TIK Dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa

Media pembelajaran berbasis TIK sangat erat kaitannya dengan kreativitas anak, dan anak yang mempunyai kreativitas tentunya anak yang perkembangannya baik dan mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik pula dan mereka tidak ingin mempermasalahkan berlarut-larut dan secepatnya diselesaikan.

Kreativitas yang merupakan kemampuan seseorang untuk mengaktualkan dirinya dalam pergaulan dan juga dalam pembelajaran di sekolah. Hal in yag diharapkan agar dengan adanya media pembelajaran atau dengan menggunakan media pembelajaran berbasis TIK anak dapat kreatif dan berkembang sesuai yang diinginkan. Adapun ciri-ciri anak yang mempunyai kreativitas tinggi menurut Asep H. Hermawan ( 1997 : 50 ) :

1. selalu ingin mengetahui sesuatu yang benar
2. selalu ingin mengubah sesuatu yang telah ada
3. mencoba hal-hal yang baru
Read More...

Sejarah Komputer

1937
Dr. John V. Atanasoff secara resmi di beri penghargaan atas diciptakannya komputer elektronik digital. Dr. Atanasoff mengembangkan komputer elektronik digital pertama sejak 1937 – 1942 dan di bantu oleh mahasiswa lulusan yang bernama Clifford Berry. Ia menyebut penemuannya sebagai Atanasoff-Berry Computer atau disingkat ABC.
1946 Setelah berbicara dengan Dr. Atanasoff, membaca buku manual cara kerja ABC dan melihat ABC, Dr. John W. Mauchly bekerja sama dengan Mr. J. Presper Eckert untuk mengembangkan sebuah mesin yang bisa menghitung lintasan peluru (trajectory) untuk Angkatan Darat Amerika. Hasilnya, sebuah komputer elektronik skala besar yang rampung tahun 1946 dan bernama ENIAC. Karena ribuan kali lebih cepat dari mesin pendahulunya, ENIAC merupakan sebuah terobosan besar-besaran dalam teknologi komputer. Beratnya 30 ton, menempati ruangan seluas 1500 kaki kuadrat, dan memiliki lebih dari 18.000 tabung hampa udara (vacuum tube). Legenda menyatakan bahwa ENIAC yang dibuat di Universitas Pennsylvania telah mengurangi ‘pasokan’ cahaya untuk Philadelphia bila diaktifkan.
Read More...

Fisika Muatan Listrik

HUKUM COULOMB

Kandungan inti materi biasa disebut massa dalam konsep mekanika tetapi dalam konsep listrik disebut muatan. Muatan terbagi dalam 2 jenis muatan negatif. Kedua jenis muatan tersebut ditemukan oleh Benjamin Franklin pada tahun 1705 – 1790. Muatan yang sejenis akan tolak menolak sementara muatan yang tidak sejenis akan tarik – menarik.semua itu dapat kita ketahui melalui beberapa percobaan misalnya denagn menggantungkan tongkat plastik yang sudah bermuatan pada sanggurdi jika di dekatkan dengan tongkat lain yang bermuatan sama maka tongkat – tongkat itu akan saling menolak / berjauhn sedangkan jika kita menggosok sebuah mistar mika dengan kain sutra & mendekatkan mistar tersebut dengan tongkat yang digantung maka mistar & tongkat akan saling menarik / berdekatan.

Seperti yang kita ketahui,semua benda terbuat dari atom & atom itu terdiri dari elektron yang bermuatan negatif yang mengitari proton (Inti akan bermutan negatif ) dan neutron ( yang tidak bermuatan ). Suatu benda dikatakan positif apabila benda tersebut kekurangan elektron sedangkan benda dikatakan negatif apabila benda tersebut kelebihan elektron. Tetapi benda yang memiliki muatan positif yang sama dengan jumlah muatan negatifnya maka benda itu disebut benda netral. Elektron itu sendiri adalah materi penyusun muatan yang dapat dengan mudah di pindahkan dari satu benda ke benda lain. Elektron juga bisa berpindah dalam benda yang sama misalnya dalam kawat tembaga namun elektron tidak dapat dimusnahkan / dihancurkan karna elektron berbentuk ion – ion negatif yang akan berubah menjadi ion bermuatan positif apabila dipindahkan dari sebuah atom.

Sebuah benda yang memiliki muatan baik itu muatan positif maupun negatif, pasti meiliki gaya listrik & gaya listrik sangat dipengaruhi oleh perbedaan jarak. Semakin jauh jarak tersebut mak listriknya akan melemah, sebaliknya semakin dekat jarak tersebut listriknya semakin kuat. Sebagai contoh kita dapat mencoba salah satu percobaan yang dapat kiat lakuakn di rumah kita masing-masing yaitu melalui sisir plastik yang habis kita pakai akan memiliki muatan negatif & jika didekatkan dengan potongan-potongan kertas maka sisir plastik itu akan menarik proton ( muatan positif) kertas yang mengakibatkan potongan-potongan kertas tersebut akan menempel pada sisir plastik. Tetapi jika sisir plastik tersebut di dekatkan dengan potongan-potongan kertas dengan jarak yang lumayan jauh maka potongan-potongn kertas tersebut tidak akan menempel pada sisir palstik karna gaya listriknya yang melemah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Charles Augustin de Coulomb pada tahun 1736-1806 dengan menggunakan neraca puntir, disimpulkan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua benda yang bermuatan sebanding dengan muatan-muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan seperti gravitasi. Oleh sebab itu, hukum Coulomb untuk gaya-gaya listrik statik sangat mirip dengan Hukum Gravavitasi Newton hanya saja gaya Coulomb merupakan besaran vektor, yaitu suatu besaran yang memiliki nilai dan arah. Apabila muatan benda sejenis, maka arah gaya Coulomb akan saling menolak atau menjauh. Sebaliknya, apabila muatan benda tidak sejenis, maka arah gaya Coulomb akan saling menarik atau mendekat. Namun, pada dasarnya bentuk Rumus Hukum Coulomb dan Hukum Gravitasi Newton hampir sama hanya saja gaya Coulomb menggunakan “k” untuk konstanta (Nm2C-2) dan “Q” atau “q” untuk muatan sedangkan gaya gravitasi menggunakan “G” untuk gravitasi (Nm2kg-2). Walaupun begitu, tetap saja gaya Coulomb dan gaya Gravitasi berbeda karena gravitasi selalu menarik akan tetapi gaya listik dapat menarik dan menolak.

Catatan :

  1. Hukum Coulomb hanya berlaku untuk muatan titik atau ukuran muatan jauh lebih kecil daripada jarak kedua muatan.
  2. Tetapan Σo (permitivitas hampa) hanya digunakan jika muatan-muatan tersebut berada dalam ruang hampa atau udara.
  3. Hukum Coulomb berlaku untuk setiap pasangan muatan titik.
  4. Persamaan untuk F tersebut hanya memberikan besar gaya F (tidak melibatkan arah gaya) karena itu harus positif.
  5. Arah gaya F pada suatu muatan ditentukan oleh jenis tandanya dan tanda pasangan yang melakukan gaya padanya.
Read More...

Sistem Pengolahan Komputer

PEMODELAN SISTEM PENGOLAHAN MANUSIA dan KOMPUTER
SKETSA dibawah menunjukkan salah satu model antarmuka antara manusia dan komputer. Diagram sebelah kanan merupakan model sederhana dari suatu sistem konvensional dan pada sebelah kiri merupakan model dari penggunan manusia. Peralatan masukan (input device), misalnya keyboard, memungkinkan user memesukkan data ke komputer, dan peralatan keluaran (output device), misalnya layar penampil, menampilkan hasil operasi dari komputer untuk disajikan kepada user. Keluaran dari komputer dimonitor oleh sensor pemakai (biasanya mata dan telinga) dan masukan ini dilewatkan ke perespon sistem pemrosesan kognitif manusia, yang membangkitkan suatu respon (misalnya jari-jari). Pengoperasioan peralatan masukan untuk memerintah operasi yang akan dilakukan oleh komputer.

Sistem pemrosen manusia merupakan sistem yang sangat kompleks, sulit dimengerti dan tidak bisa diukur secara akurat atau disajikan secara utuh dalam suatu pemodelan. Bagaimanapun, sebagai pendekatan pemodelan yang pertama dapat disajikan dan berisi 3 (tiga) bagian yaitu pemrosesan persepsi (perceptual processing), pemrosesan intelektual atau kognitif (intelectual or cognitive processing), dan kontrol motorik (motor control) yang ketiganya berhubungan dengan memori manusia. Pemodelan ini sangat mirip dengan pemodelan komputer konvensional yang terdiri dari prosesor, memory dan interaksi antara keduanya dengan melewati bus-bus. Kemiripan ini semata-mata untuk pemodelan proses dan tidak perlu disajikan dalam operasi sesungguhnya dalam suatu sistem pengolahan manusia. Kenyataanya, otak merupakan suatu jaringan neuron paralel yang bersifat masif dan memungkinkan manusia melakukan kegiatan secara paralel. Bagaimanapun, meskipun masih terbatas, model ini menyediakan pandangan yang bermanfaat bagi pengolahan pada manusia.

Model Sistem Pengolahan pada Manusia

Pengolahan Sadar (Consious processing) dan Pengolahan otomatis (automatic processing)

Sebagaimana terlihat pada gambar. ketiga sub sistem dari sistem pengolahan manusia dipisahkan dalam dua bagian; yaitu pemrosesan sadar dan pemrosesan otomatis. Pengolahan sadar terjadi jika rangsangan yang datang dibawa ke bagian intelektual dan memerlukan beberapa waktu untuk menghasilkan tanggapan. Bentuk pengolahan ini biasanya berhubungan dengan tindakan baru atau jarang dilakukan, sehingga akan menghasilkan tanggapan yang lambat. Pengolahan pada manusia juga bersifat otomatis atau pada level di bawah sadar. Pada pengolahan otomatis, semua tanggapan (respon) bersifat refleks, sehingga memerlukan waktu tanggapan yang sangat cepat. Pengolahan otomatis berhubungan dengan tindakan yang sering dilakukan sehingga menjadi tindakan yang terlatih (terbiasa) sehingga memerlukan waktu respon yang cepat.

Semua tindakan diawali sebagai pengolahan sadar atau tindakan yang diperhitungkan, tetapi dengan latihan dan pengalaman akan menjadi tindakan otomatis atau refleks seiring dengan waktu. Sekali tindakan menjadi suatu pengolahan otomatis, akan relatif tidak fleksibel dan susah diubah berbeda dengan pengolahan secara sadar tindakan sadar yang fleksibel dan dapat diubah secara mudah.

Pada level yang lebih detil, persepsi manusia, memori dan pengolahan kognitif dapat digambarkan seperti pada gambar. (Kidd, 1982). Model ini khususnya menitik-beratkan pada karakteristik memori, dengan pemodelan aliran informasi antar sensor-sensor, pengolahan memori dan intelektual dan dengan penyajian informasi yang digunakan pada level yang berbeda-beda pada otak manusia. Model ini dianalisis secara detil pada bahasan berikut.

Manusia sebenarnya juga bisa saya Ibaratkan seperti sebuah computer, Manusia memiliki tubuh yang bisa diibaratkan dengan CPU, monitor serta printer sekaligus. Manuisa juga punya jiwa (Pikiran Bawah Sadar) yang bisa diibaratkan dengan hardisk dan RAM/Random Access Memory (Pikiran Sadar), Manusia juga memiliki RUH yang bisa saya ibaratkan sebagai BIOS/Basic Input Output System.
Ruh (yang diibaratkan dengan BIOS) mengontrol kerja Jiwa/Pikiran (yang diibiratkan dengan Harddisk dan RAM) dan kerja tubuh (yang diibaratkan dengan CPU, Monitor, dan printer). Jiwa/pikiran mengontrol tubuh, sementara tubuh sesungguhnya tak lebih hanyalah sebuah tampilan yang muncul dilayar atau print out.

Jiwa/pikiran adalah alat untuk memproses, mengolah, dan menyimpan segalah macam input yang diterima oleh manusia. input itu bisa berupah data yang dibutuhkan manusia, namun juga bisa berupa dosa-dosa atau trauma yang mirip dengan virus atau warm yang bisa merusak computer.

Sedangkan Ruh yang diibratkan dengan BIOS adalah sistem yang memungkinkan segalah perangkat keras dan perangkat lunak bekerja dengan baik. Tanpa BIOS, computer tidak akan bisa menerima input, mengolah data, ataupun mengelurakan ouput apapun.

Makanya, betapapun hebatnya memori yang ada dalam jiwa seseorang, tak akan bisa dipakai lagi ketika ruh sudah tidak ada lagi. Orang mati tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Bengkel computer akan bilang BIOSnya rusak. Hampir semua agama bahwa RUH adalah milik TUHAN dan Titipan TUHAN.

Dalam ayat-ayat tentang penciptaan manusia, Alqur’an menyatakan bahwa “manusia berasal dari sari patih tanah, dan ketika pada proses penciptaanya, ALLAH lalu meniupkan sebgaian RUHnya” (Almakmun ayat 21-14, At Tahrim ayat 12).

RUH sendiri merupakan sesatu yang gaib. Al qur’an menyatakan “Ruh adalah urusan Tuhan, Engkau hanya diberi ilmu sangat sedikit mengenai hal ini” karena berasal langsung dari Tuhan, Ruh selalu mengajak manusia berbuat kebaikan dan menjadi baik.

Nah, saat manusia selaluh berbuat salah dan selalu mendapat informasi yang negatif maka akan terjadi disharmoni didalam dirinya. Disharmoni itu bisa muncul akibat pertentangan antara Ruh dan Jiwa. Dan disharmoni itu bisa juga muncul akibat pertentangan antara jiwa dengan Ruh. Disharmoni ini pada akhirnya akan menurunkan fungsih tubuh, sehingga orang akan jatuh sakit atau mengalami gangguan jiwa atau psikilogi.

Secara fisik, hal itu ditandai dengan naiknya tingkat keasaman tubuh, naiknya hormon kortison, dan beberapa hal lain yang membuat daya tahan tubuh seseorang akan terus menurun, makin banyak dosa atau berbuat salah seseorang atau informasi-informasi negatif yang diterimanya, daya tahan tubuhnya akan menurun ke level yang makin rendah. Disharmoni juga berpengaruh pada penurunan fungsi kognitif seperti performa kinerja akal dan kreatifitas, sulit konsentrasi, pikian macet, sulit tidur, migrain.

Pepatah yunani mengatakan “Men Sana In Corpore Sano”. artinya dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat pula. karena terlalu seringnya kita mendengar pepatah tersebut, kitapun lantas menerimnya sebagai sebuah aksioma yang kebenranya tak perluh di buktikan lagi. Pepatah itu tidak sepenuhnya salah. tetapi juga tidak sepenuhnya benar, saya akan menunjukkan beberapa contoh kasus. Anda tentu pernah mendengar dan membaca bahwa olahragawan yang akhirnya malah berpindah profesi menjadi preman, pedagang narkoba, atau menjadi pelaku kejahatan lainya.

Jika mau contoh yang lebih extrim, Anda tentu pernah mendengar seorang petinju yang meninggal lantaran bunuh diri. Atlet tersebut di temukan meninggal tergantung pada kusen pintu rumah paman-nya di palembang pada 22 februari 2007. Belakangan pemain sepak bola jerman juga bunuh diri setelah dilanda frustasi. pertanyan-nya?.. Mana ada orang yang berjiwa sehat yang rela mengakhiri hidupnya dengan gantung diri seperti itu..?.

Pada saat yang sama, kita juga sering menemukan orang yang menyandang cacat secara fisik, tidak punya kaki, buta bahkan lumpuh, dan mengalami kecacatan fisik lainya. tetapi mereka tetap sehat, tetap bisa tersenyum, tetap bisa menatap masa depan dengan optimis, dan tak pernah merasa bahwa kecacatan dirinya itu sebagai suatu beban yang berlebihan.

Lantas, dimana kebenaran pepatah “Men Sana In Corpore Sano”..?. ilmu kedokteran belakangan malah mengakui hal yang sebaliknya. kesehatan fisik justru lebih banyak ditentukan oleh kesehatan Jiwa/Pikiran seseorang, dan bukan sebalikya.

Dr. Herbert Benson, Dekan Harvard Medical School, dalam buku karyanya yang berjudul “Relaxation Respon” Menyatakan bahwa sekitar 70% penyakit disebabkan karena jiwa/pikiran seseorang, dan bahkan saat sakitpun jiwa/pikiran merupakan penyembuh utama, peran obat-obatan farmasi tak lebih dari 35%.

Karena melihat pentingnya jiwa/pikiran yang sehat inilah akhirnya mendorong saya tuntuk mempelajari yang lebih dalam tentang pola kerja jiwa/pikiran manusia, sehingga apa yang saya pelajari dan saya kembangkan nantinya bisa bermanfaat buat diri sendir dan orang lain.

Register Sensori

Model persepsi, kognitif dan memori manusia secara rinci disajikan pada gambar. Model ini dibuat untuk menunjukkan aliran informasi di dalam organ sensor, memori dan pengolahan intelektual sehubungan dengan penyajian informasi di otak manusia.
Model sederhana persepsi manusia, kognitif dan memori

Level yang paling jauh (outermost level) atau pengolahan perseptual, yang menyediakan koneksi dari organ-organ sensor (misal mata, telinga, dll) ke otak dapat dipandang sebagai suatu set register bufer temporer. Informasi disimpan di register ini sebelum dilewatkan ke bagian perseptual berikutnya, dan disajikan dalam bentuk tak terkode atau tak terproses. Sehingga informasi akan disimpan secara langsung dalam bentuk fisik, dan bukan dalam bentuk simbolik, yang dapat digunakan pada tahap berikutnya dari pengolahan kognitif. Sebagai contoh, suatu tulisan akan disajikan dalam memori register dalam bentuk bangunnya, sedangkan berikutnya akan disajikan dalam bentuk simbolik. Hasilnya, informasi sensori pada level ini tidak dikenali dan tidak berarti.


Penelitian menunjukkan bahwa sensori register mempunyai persistansi 0,2 detik, sementara register sensori pendengaran sebesar 2 detik. Kebanyakan orang menyadari adanya efek persintansi melalui televisi, atau pada efek filem animasi yang bergerak terus-menerus. Persistansi pada pendengaran lebih sulit untuk diterangkan, tetapi tetap dianggap sebagai hal yang penting dalam pengolahan ucapan oleh otak manusia.

Sumber :http://belajarbersama-iswara.blogspot.com
Read More...

Pilih Kuliah Atau Kerja

Dizaman yang serba teknologi ini sering sekali kita temui berbagai persepsi di kalangan pelajar kelas 3 baik SMA/SMK yang akan lulus dan terkadang bingung untuk menentukan pilihan antara kuliah atau kerja. Dari sekelumit omongan saya ini semoga bisa membuka mata hati para para pelajar khususnya di Indonesia..


Saya bukanlah seorang yang pintar merangkai kata namun kita tahu bahwa hidup ini pilihan dan tidak akan pernah baik endingnya jika dipaksakan..betul gak ?
Jadi permasalah utama adalah ada pada diri kita.. Apakah ada niat untuk melanjutkan ke jenjang yang tinggi atau ingin bekerja dengan alasan membantu orang tua ??! Semua yang bisa menilai adalah diri kita bukan orang lain..

Nah kalau kita tengok pada era globalisasi ini bagi saya pribadi kuliah juga hal penting, bukan karena kuliah itu akan menjamin kita lulus terus kerja.. ! Namun seharusnya kuliah adalah tempat dimana kita menjadi lebih dewasa dengan berbagai pengalaman yang akan kita alami..

Mungkin banyak orang awam yang berpikiran,, "Ah, buat apa kuliah, Kuliah cuma habisin duit isinya cuma pacaran doang.. Kapan belajarnya ??" .. Harusnya kita harus berpikir lebih terbuka dengan segala fakta yang ada.. Toh kalau ada orang yang bilang seperti itu ada benar ada tidaknya juga.. Karena secara tidak langsung perkataan tersebut seolah olah tak memikirkan jangka panjang dan masa depannya..

Coba kita lihat orang yang hidup pas-pasan namun mereka punya tekat bulat untuk kuliah sehingga ada diantara mereka yang harus kuliah sambil kerja. Bagaimanapun dan selama kita masih mampu dalam artian dari segi materi maupun fisik maka kuliah adalah hal yang harus kita lewati...

Sedangkan opini lain mengenai lulus terus kerja juga tidak masalah asalkan dia mampu untuk komitmen dengan perkataannya.. Karena ada sebuah cerita dari keponakan saya, waktu dia telah lulus dari bangku SMA kemudian karena faktor ekonomi sehingga tak bisa melanjutkan kuliah diapun bertekad untuk berkerja, walaupun itu hasilnya sedikit diapun rela untuk melakukannya.. Sampai suatu hari saat dia sedang bekerja dengan alat mesin penggiling, ada musibah yang menimpanya yaitu jari tangan kanan terputus oleh mesing penggiling tadi dan hanya tersisa satu jari yaitu jempol.. COba kita bayangkan.. ! Tangan kanan keponakan saya itu terputus dan hilang lenyap begitu saja dan hanya tersisa satu jari yaitu jari jempol.. Subhanalloh..

Benarlah perkataan Allah, bahwa Allah akan menggantikan yang lebih baik dari semua itu..Dan pada akhirnya, beliau yang sebelumnya cuma seorang biasa yang ikut orang sekarang telah mempunyai perusahaan sendiri dari hasil keringat dan telah menjadi pengusaha sukses di kota Kupang..

Intinya lakukan apa yang ada dihadapanmu, dan pilihlah apa yang kamu yakin itu benar dan tetap berusaha serta berdoa bahwa hidup ini tidak ada yang tidak mungkin.. Jadi antara kuliah dan kerja semua tergantung pilihan kita semua..

Sedangkan menurut teman sekalian bagaimana pandangan setelah lulus antara kuliah dan kerja ??

Silahkan berikan Komentarnya dong. Trims............

Sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=427003
Read More...

Ubah Bahasa

Jumlah Pengunjung

Yang Berkunjung

free counters

Pengunjung Hari ini

Free Hit Counter

Label

 

Behind This Blog

Foto Saya
Dedi Supriyadi
Single, 26 Tahun Tahap akhir Kuliah di STKIP Arrahmaniyah Kota Depok dan BSI Margonda Depok Angkatan 2012 s/d 2015
Lihat profil lengkapku

Reader Community