Fungsi : 1. Revolver (Pemutar Lensa) untuk memutar lensa objektif agar diperoleh perbesaran yang diinginkan.
2. Meja mikroskop (meja benda) untuk meletakan objek yang akan diamati
3. Cermin (atau lampu) untuk memberikan cahaya pada benda agar benda dapat diamati.
4. Diafragma mengatur intensitas cahaya yang masuk
5. Pemutar kasar (Pengatur Fokus) menggerakan lensa objektif agar diperoleh fokus yang tepat (gambar tidak berbayang)
6. Pemutar halus (Pengatur benda) menggerakan benda agar tepat di bawah lensa objektif.
7. Tabung mikroskop menghubungkan lensa okuler dengan objektif.
RUMUS PERBESARAN BENDA
* Perbesaran Benda = Perbesaran L.Okuler X Perbesaran L.Objektif
SIKAP ILMIAH
1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan belajar yang besar. Misal ada gerhana kamu jadi penasaran (5 W 1 H) bagaimana, apa dan mengapa peristiwa itu terjadi. 2. Jujur penelitian yang didapat dilaporkan dengan jujur. tidak ada yang ditutupin. 3. Terbuka Terbuka akan pendapat orang lain. 4. Toleran Seorang ilmuwan tidak merasa bahwa ia paling hebat. Ia bahkan bersedia mengakui bahwa orang lain mungkin lebih banyak pengetahuannya, bahwa pendapatnya mungkin saja salah 5. Optimis Ilmuwan tidak akan mengatakan bahwa sesuatu itu tidak dapat dikerjakan, tetapi akan mengatakan, “Berikan saya sesuatu kesempatan untuk memikirkan dan mencoba mengerjakan 6. Pemberani
Hal Yang Penting di Ketahui di Laboratorium Sumber :http://biologigonz.blogspot.com
Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.
John Ray (1627 – 1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.
Carolus Linnaeus (1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur.
Pada tahun 1969 R.H Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom/kerajaan, yaitu :
1. Monera (bakteri dan ganggang biru)
Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik.
Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria)
2. Protista (ganggang dan protozoa)
Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan Protista menyerupai jamur.
3. Fungi (jamur)
Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta).
4. Plantae (tumbuhan)
Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup
5. Animalia (hewan).
Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).
Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Cabang cabang Biologi tersebut antara lain:
Anatomi : Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup
Agronomi : Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
Andrologi : Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
Algologi : Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang
Botani : ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri
Biologi molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul
Bioteknologi : Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi prosesbiokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia.
Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana
Ekologi : Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan
Embriologi : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
Entomologi : Ilmu yang mempelajari tentang serangga
Enzimologi : ilmu yang mempelajari tentang enzim
Evolusi : Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuhmakhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama
Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
Eugenetika : Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat
Endokrinologi : Ilmu yang mempelajari tentang hormon
Enzimologi : Ilmu yang mempelajari tentang enzimFisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal (fungsi kerja) organ tubuh
Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
Fisioterapi : Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
Farmakologi : Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatanGenetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
Histologi : Ilmu yang mempelajari tentang jaringan
Higiene : Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup
Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia/ular
Imunologi : Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
Ichtiologi : Ilmu yang mempelajari tentang ikan
Karsinologi : Ilmu yang mempelajari tentang crustacea
Klimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang iklim
Limnologi : Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir
Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
Mikologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme
Malakologi : Ilmu yang mempelajari tentang moluska
Morfologi : Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luarorganisme
Mikologi : Ilmu yang mempelajari tentang jamur
Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
Organologi : Ilmu yang mempelajari tentang organ
Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
Onthogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
Ornitologi : Ilmu yang mempelajari tentang burung
Phylogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
Patologi : Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruh-nya bagi manusia
Palaentologi : Ilmu yang mempelajari tentang fosil
Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
Parasitologi : Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit
Protozoologi : Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa
Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic
Sanitasi : Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan
Sitologi : Ilmu yang mempelajari tentang sel
Taksonomi : Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup
Teratologi : Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan
Virologi : Ilmu yang mempelajari tentang virus
DARI URAIAN DIATAS
Biologi ternyata secara detail mempunyai begitu banyak cabang ilmu yang semua itu ditujukkan agar lebih rinci penguasaan pada bidang nya. untuk memahami kenapa bisa muncul sedemikian banyaknya cabang ilmu diatas dapat dianalisa dari kajian Obyek biologi yang melatar belakangi.
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, biologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang hidup dan kehidupan. Objek dari biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom,molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, sampai bioma.
Pada tingkat molekul, biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran. Molekul-molekul tersebut saling berhubungan dalam membentuk sel. Sel bergabung menyusun jaringan dan beberapa jaringan menyusun organ. Sistem organ bergabung menyusun tubuh makhluk hidup (individu). Setiap individu saling berhubungan membentuk sekumpulan individu sejenis yang disebut populasi. Sekumpulan populasi yang saling berhubungan satu dengan yang lain akan membentuk komunitas.Komunitas dengan lingkungan abiotik menyusun ekosistem. Gabungan berbagai ekosistem akan membentuk bioma. Hubungan antarbioma di permukaan bumi akan membentuk biosfer. Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), biologi memiliki objek berupa kingdom (kerajaan), yaitu :
Monera
Protista
Fungi
Plantae
Animalia (hewan),
Dari banyaknya materi biologi yang sepertinya akan dipelajari nanti , maka alangkah baiknya sedikit demi sedikit dipahami terlebih dahulu istilah / dasar materi biologi yang lazim dipakai yang setiap kali muncul di berbagai tulisan. Silahkan dibaca dan dipahami baru dihafal dan dimengeri hehehe
a. Uniseluler ialah makhluk hidup bersel satu dan tidak dapat dilihat secara langsung. Kita dapat melihatnya dengan mikroskop. Fungsi kehidupan dilakukan oleh bagian-bagian penyusun sel itu sendiri. b. Multiseluler ialah makhluk hidup bersel banyak, dapat dilihat secara langsung tanpa bantuan mikroskop, dan tubuhnya sudah mengalami pembagian tugas yang baik. c. Eukariotik ialah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel sehingga inti sel tidak bercampur dengan sitoplasma (cairan sel). d. Prokariotik ialah makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan-bahan inti sel bercampur dengan sitoplasma. e. Heterotrof ialah makhluk hidup yang mengambil bahan organik dari makhluk hidup lain dan tidak dapat membentuk bahan organik sendiri. f. Autotrof ialah makhluk hidup yang dapat menyediakan bahan organik sendiri melalui proses fotosintesis. Makhluk hidup ini dicirikan dengan adanya klorofil atau kemampuan menguraikan bahan-bahan kimia sebagai energi dalam pembentukan bahan organik.
Biologi sebagai bagiaan dari Ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dibentuk melalui serangkaian kegiatan ilmiah. Suatu pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut. A. Memiliki Obyek Kajian Suatu ilmu harus memiliki objek kajian, contoh ilmu matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya. B. Memiliki Metode Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan,tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun. C. Bersifat Sistematis Dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka materi yang dipelajari perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang. D. Bersifat Universal Kebenaran ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum. E. Bersifat Obyektif Sebuah ilmu pengetahuan harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan, atau kesukaan pribadi. F. Bersifat Analisis Kajian suatu ilmu pengetahuan dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut. G. Bersifat Verifikatif Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Misalnya, teori tentang Generatio Spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang.
Pilih teks yang akan diubah spasinya -> klick menu format -> pilih Font -> klick tab character spasing
2.Membuat Daftar Isi
Klick insert -> pilih index and tables -> klick table of contens -> klick ok
3.Membuat Grafik
Klick kursor pada lokasi dimana anda akan membuat grafik -> klick insert -> klick picture -> klick chart -> ubah tabel tersebut dengan informasi
yang anda inginkan -> close table
4.Sudut Pandang Grafik 3D
Pilih dan klick grafik yang akan diubah sudut pandangnya -> klick menu chart -> 3-D View -> pilih 3D view -> ubah posisi sudut pandang sesuai dengan keinginan anda -> klick ok
5. Mengamankan File di Komputer
-Bukalah file Word atau Excel yang ingin Anda lindungi.
-Pada menu toolbar, pilihlah menu Tools kemudian pilih Options dan masuk ke menu Security.
-Setelah Anda memasuki Security, akan muncul box dimana Anda
akan diminta untuk mengetikkan password untuk melindungi file.
-Pada sebelah kanan box tadi, terdapat menu Advanced.
Jika Anda menginginkan kata kunci yang diisikan terenkripsi dengan lebih
kuat, pilihlah menu ini. Pada menu Advanced, terdapat pilihan enkripsi mulai dari yang paling lemah yakni “Weak Encryption”, yang bekerja dengan operasi XOR. Level ini tidak ada pilihan panjang kata kunci. Kemudian selevel lebih tinggi terdapat enkripsi mode “Office 97/2000 Compatible” untuk standar perlindungan file. Level selanjutnya bervariasi namun tetap dengan metode enkripsi RC4. Pada level ini, Anda sudah bisa mengisikan panjang kata kunci dengan minimal 40 hingga 128 huruf. Berbagai teknik enkripsi ditawarkan, mulai dari DSS, RSA dan AES.
-Klik OK untuk memilih tipe enkripsi dan Anda akan kembali ke tampilan awal Security.
-Selain itu, masih terdapat box untuk mengisikan kata kunci yang akan menawarkan pada Anda untuk perlindungan modifikasi file, apakah file tersebut dapat diubah atau hanya read-only. Rekomendasi kami, isilah box ini demi keamanan yang lebih kuat.
-Klik OK, lalu akan muncul kotakdialogyangmemintaAndauntuk
mengisikan kembali kata kunci untuk membuka dan memodifikasi file.
- Anda akan kembali pada file anda. Jangan lupa untuk menyimpannnya terlebih dahulu sebelum Anda menutupnya agar pengaruh pemberian kata kunci tadi berkhasiat.
6. Mengubah spasi antar kalimat/kata
Pilih kalimat/kata yang akan diubah spasinya -> klick menu format -> pilih Paragraph -> ubah before untuk merubah spasi dengan kalimat atau kata yang berada diatasnya, ubah after jika ingin merubah spasi antar kalimat dibawahnya -> klick ok
7.Mengubah jarak fungsi tab
klick menu format -> klick paragraph -> klick menu tab -> atur jarak tab yang akan digunakan pada tab stop position -> lalu klick set -> klick ok
8. Menampilkan screen tips
Screen tips merupakan tulisan yang muncul saat pointer mouse diletakkan di atas icon pada toolbar. Dengan menampilkan screen tips tersebut Anda dapat melihat shortcut untuk icon tertentu sehingga nantinya Anda dapat bekerja lebih efisien dengan bantuan shortcut tersebut.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu Tools - Customize.
2. Pindah ke tab Options.
3. Beri tanda check pada Show screen tips on toolbar.
4. Klik OK.
9.Mengganti ukuran dalam centimeter
Secara default ukuran panjang dan lebar document pada MS Word adalah dalam Inches. Anda bisa menggantinya dengan ukuran centimeter atau yang lainnya sesuai keinginan Anda. Caranya sbb :
1.Klik menu Tools - Options.
2.Pindah ke tab General.
3. Pada measurement units Anda tingal pilih sesuai yang Anda sukai (centimeter, inches, points, picas).
4.Klik OK.
10. Mencetak MS Word dalam urutan terbalik
Anda sering menncetak suatu dokumen Word dan Anda harus selalu membalik urutan halaman ? Hal ini tentu terasa membosankan. Sebenarnya Anda bisa mencetak dokumen Word dengan uratan terbalik (dari nomor halaman besar ke kecil) sehingga Anda tidak perlu harus membalik urutannya. Caranya dari menu Tools/Option/Print tandai Reverse Print Order lalu klik OK.
11. Menggulung dokumen dengan cepat
Pernahkah Anda mempunyai document yang panjang pada MS Word, yang terdiri dari puluhan halaman ? Apa yang Anda rasakan saat melakukan pengecekan document tersebut ? Kesulitan ! Ya, biasanya kita akan mengalami kesulitan saat melakukan pengecekan pada document tersebut, karena kita harus selalu menggerakkan mouse sekedar untuk menggulung (scrolling) document. Kesulitan ini bertambah jika mouse Anda tidak dilengkapi fasilitas scroll. Nah, untuk mengatasi hal tersebut sebenarnya MS Word sudah menyediakan fasilitas Auto Scroll. Untuk menampilkan fasilitas tersebut caranya sebagai berikut :
1.Buka MS Word Anda.
2.Dari menu Tools, pilih Customize.
3.Pindah ke tab Commands.
4.Pada bagian Categories, gantilah menjadi All Command.
5.Pada bagian Commands, carilah AutoScroll.
6.Drag (geserlah) AutoScroll tersebut ke arah toolbar.
7.Klik Close.
Sekarang untuk melakukan scrolling, klik pada AutoScroll yang baru saja kita buat pada toolbar. Perhatikan pada bagian kanan, akan muncul AutoScroll. Anda bisa menggeser cursor tersebut ke atas atau ke bawah. Semakin ke atas atau semakin ke bawah, penggulungan akan semakin cepat.
12. Memberi warna pada image
Ikuti langkah di bawah ini untuk memberi warna pada MS Word :
1.Klik menu Insert - picture - clipart.
2.Aktifkan gambar dengan cara mengklik gambar tersebut.
3.Klik kanan - pilih 'edit picture'.
4.Klik bagian dari gambar yang ingin diberi warna dengan memilih icon 'fill color'.
5.Bila ingin menghapus bagian-bagian tertentu dari gambar, pilih objeknya terlebih dahulu dan tekan tombol delete dan Klik 'close picture'
Aktifkan gambar dan pilih icon 'crop'.Letakkan icon 'crop' di salah satu kotak pada frame.
Kkemudian drag untuk memotong di bagian gambar yang diinginkan.
14. Konversi dari tabel ke teks
MS Word menyediakan fasilitas untuk pembuatan tabel secara mudah dan cepat. Tapi bagaimana solusinya jika Anda terlanjur membuat tabel beserta datanya sementara Anda ingin menggantinya ? Mudah saja, gunakan fasilitas Convert. Langkah komplitnya sebagai berikut :
1.Blok dulu tabel yang ingin Anda konversi.
2.Dari menu Table, pilih Convert - Table To
Text.
3.Maka akan muncul tampilan seperti gambar
di bawah ini.
Di sini Anda harus menentukan pemisah antarkolom pada tabel. Yang biasa digunakan adalah Tabs.
4.Langkah terakhir klik OK.
15. Setting folder default untuk menyimpan file
Kalau Anda rapi dalam menyimpan file, tentu Anda akan mengelompokkan data-data Anda berdasarkan jenis data atau jenis keperluan. Misalnya saja data MS Word selalu di simpan di C:\My Documents\MS Word. Nah, daripada setiap kali menyimpan data Anda akan "terlempar" ke folder yang "jauh" lebih baik Anda menentukan folder default tempat menyimpan data MS Word tersebut. Caranya :
1.Dari menu Tools, pilih Options.
2.Pindah ke tab File Locations.
3.Di sana terlihat list box dengan tulisan Documents, Clipart Pictures, User templates, dst.
4.Klik pada Documents dan klik tombol Modify.
5.Pada kotak dialog yang muncul, arahkan ke folder tempat Anda akan menyimpan data. Misalnya C:\My Documents\MS Word.
6.Klik OK, OK lagi.
Setelah Anda mengubah setting di atas maka saat Anda menyimpan data maka MS Word langsung "membuka" folder C:\My Documents\MS Word.