Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

Postingan Baru

1 2 3 4 5 6 7 8

Mikroskop

Fungsi :
1. Revolver (Pemutar Lensa) untuk memutar lensa objektif agar diperoleh perbesaran yang diinginkan.

2. Meja mikroskop (meja benda) untuk meletakan objek yang akan diamati

3. Cermin (atau lampu) untuk memberikan cahaya pada benda agar benda dapat diamati.

4. Diafragma mengatur intensitas cahaya yang masuk

5. Pemutar kasar (Pengatur Fokus) menggerakan lensa objektif agar diperoleh fokus yang tepat (gambar tidak berbayang)

6. Pemutar halus (Pengatur benda) menggerakan benda agar tepat di bawah lensa objektif.

7. Tabung mikroskop menghubungkan lensa okuler dengan objektif.



RUMUS PERBESARAN BENDA

* Perbesaran Benda = Perbesaran L.Okuler X Perbesaran L.Objektif

SIKAP ILMIAH

1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan belajar yang besar. Misal ada gerhana kamu jadi penasaran (5 W 1 H) bagaimana, apa dan mengapa peristiwa itu terjadi.
2. Jujur penelitian yang didapat dilaporkan dengan jujur. tidak ada yang ditutupin.
3. Terbuka Terbuka akan pendapat orang lain.
4. Toleran Seorang ilmuwan tidak merasa bahwa ia paling hebat. Ia bahkan bersedia mengakui bahwa orang lain mungkin lebih banyak pengetahuannya, bahwa pendapatnya mungkin saja salah
5. Optimis Ilmuwan tidak akan mengatakan bahwa sesuatu itu tidak dapat dikerjakan, tetapi akan mengatakan, “Berikan saya sesuatu kesempatan untuk memikirkan dan mencoba mengerjakan
6. Pemberani

Hal Yang Penting di Ketahui di Laboratorium

Sumber :http://biologigonz.blogspot.com
Read More...

Sejarah Klasifikasi

Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.

John Ray (1627 – 1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.

Carolus Linnaeus (1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur.

Pada tahun 1969 R.H Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom/kerajaan, yaitu :

1. Monera (bakteri dan ganggang biru)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik.

Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria)

2. Protista (ganggang dan protozoa)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan Protista menyerupai jamur.

3. Fungi (jamur)

Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta).

4. Plantae (tumbuhan)

Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup

5. Animalia (hewan).

Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Sumber : http://biologigonz.blogspot.com
Read More...

Cabang Ilmu Biologi

Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Cabang cabang Biologi tersebut antara lain:
  1. Anatomi : Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup
  2. Agronomi : Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
  3. Andrologi : Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
  4. Algologi : Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang
  5. Botani : ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
  6. Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri
  7. Biologi molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul
  8. Bioteknologi : Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi prosesbiokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia.
  9. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
  10. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
  11. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana
  12. Ekologi : Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan
  13. Embriologi : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
  14. Entomologi : Ilmu yang mempelajari tentang serangga
  15. Enzimologi : ilmu yang mempelajari tentang enzim
  16. Evolusi : Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuhmakhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama
  17. Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
  18. Eugenetika : Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat
  19. Endokrinologi : Ilmu yang mempelajari tentang hormon
  20. Enzimologi : Ilmu yang mempelajari tentang enzimFisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal (fungsi kerja) organ tubuh
  21. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
  22. Fisioterapi : Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
  23. Farmakologi : Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatanGenetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  24. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  25. Histologi : Ilmu yang mempelajari tentang jaringan
  26. Higiene : Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup
  27. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia/ular
  28. Imunologi : Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
  29. Ichtiologi : Ilmu yang mempelajari tentang ikan
  30. Karsinologi : Ilmu yang mempelajari tentang crustacea
  31. Klimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang iklim
  32. Limnologi : Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir
  33. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
  34. Mikologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
  35. Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme
  36. Malakologi : Ilmu yang mempelajari tentang moluska
  37. Morfologi : Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luarorganisme
  38. Mikologi : Ilmu yang mempelajari tentang jamur
  39. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
  40. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
  41. Organologi : Ilmu yang mempelajari tentang organ
  42. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
  43. Onthogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
  44. Ornitologi : Ilmu yang mempelajari tentang burung
  45. Phylogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
  46. Patologi : Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruh-nya bagi manusia
  47. Palaentologi : Ilmu yang mempelajari tentang fosil
  48. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
  49. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
  50. Parasitologi : Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit
  51. Protozoologi : Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa
  52. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
  53. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
  54. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
  55. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic
  56. Sanitasi : Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan
  57. Sitologi : Ilmu yang mempelajari tentang sel
  58. Taksonomi : Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup
  59. Teratologi : Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan
  60. Virologi : Ilmu yang mempelajari tentang virus


DARI URAIAN DIATAS
Biologi ternyata secara detail mempunyai begitu banyak cabang ilmu yang semua itu ditujukkan agar lebih rinci penguasaan pada bidang nya. untuk memahami kenapa bisa muncul sedemikian banyaknya cabang ilmu diatas dapat dianalisa dari kajian Obyek biologi yang melatar belakangi.

Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, biologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang hidup dan kehidupan. Objek dari biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom,molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, sampai bioma.

Pada tingkat molekul, biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran. Molekul-molekul tersebut saling berhubungan dalam membentuk sel. Sel bergabung menyusun jaringan dan beberapa jaringan menyusun organ. Sistem organ bergabung menyusun tubuh makhluk hidup (individu).
Setiap individu saling berhubungan membentuk sekumpulan individu sejenis yang disebut populasi. Sekumpulan populasi yang saling berhubungan satu dengan yang lain akan membentuk komunitas.Komunitas dengan lingkungan abiotik menyusun ekosistem. Gabungan berbagai ekosistem akan membentuk bioma. Hubungan antarbioma di permukaan bumi akan membentuk biosfer.
Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), biologi memiliki objek berupa kingdom (kerajaan), yaitu :
  1. Monera
  2. Protista
  3. Fungi
  4. Plantae
  5. Animalia (hewan),

Dari banyaknya materi biologi yang sepertinya akan dipelajari nanti , maka alangkah baiknya sedikit demi sedikit dipahami terlebih dahulu istilah / dasar materi biologi yang lazim dipakai yang setiap kali muncul di berbagai tulisan. Silahkan dibaca dan dipahami baru dihafal dan dimengeri hehehe


a. Uniseluler ialah makhluk hidup bersel satu dan tidak dapat dilihat secara langsung. Kita dapat melihatnya dengan mikroskop. Fungsi kehidupan dilakukan oleh bagian-bagian penyusun sel itu sendiri.
b. Multiseluler ialah makhluk hidup bersel banyak, dapat dilihat secara langsung tanpa bantuan mikroskop, dan tubuhnya sudah mengalami pembagian tugas yang baik.
c. Eukariotik ialah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel sehingga inti sel tidak bercampur dengan sitoplasma (cairan sel).
d. Prokariotik ialah makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan-bahan inti sel bercampur dengan sitoplasma.
e. Heterotrof ialah makhluk hidup yang mengambil bahan organik dari makhluk hidup lain dan tidak dapat membentuk bahan organik sendiri.
f. Autotrof ialah makhluk hidup yang dapat menyediakan bahan organik sendiri melalui proses fotosintesis. Makhluk hidup ini dicirikan dengan adanya klorofil atau kemampuan menguraikan
bahan-bahan kimia sebagai energi dalam pembentukan bahan organik.

Biologi sebagai bagiaan dari Ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dibentuk melalui serangkaian kegiatan ilmiah. Suatu pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut.
A. Memiliki Obyek Kajian
Suatu ilmu harus memiliki objek kajian, contoh ilmu matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya.
B. Memiliki Metode
Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan,tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun.
C. Bersifat Sistematis
Dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka materi yang dipelajari perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang.
D. Bersifat Universal
Kebenaran ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum.
E. Bersifat Obyektif
Sebuah ilmu pengetahuan harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan, atau kesukaan pribadi.
F. Bersifat Analisis
Kajian suatu ilmu pengetahuan dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut.
G. Bersifat Verifikatif
Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Misalnya, teori tentang Generatio Spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang.

Sumber : http://biologigonz.blogspot.com
Read More...

Cara Membuat Halaman Statis (Static Page) pada Blogspot

Read More...

Tips and Trik Microsoft Word

Tips And Trik Microsoft Word

TIPS AND TRIK Microsoft Word

1. Mengubah spasi antar huruf

Pilih teks yang akan diubah spasinya -> klick menu format -> pilih Font -> klick tab character spasing

2. Membuat Daftar Isi

Klick insert -> pilih index and tables -> klick table of contens -> klick ok

3. Membuat Grafik

Klick kursor pada lokasi dimana anda akan membuat grafik -> klick insert
-> klick picture -> klick chart -> ubah tabel tersebut dengan informasi

yang anda inginkan -> close table

4. Sudut Pandang Grafik 3D

Pilih dan klick grafik yang akan diubah sudut pandangnya -> klick menu chart -> 3-D View -> pilih 3D view -> ubah posisi sudut pandang sesuai dengan keinginan anda -> klick ok


5. Mengamankan File di Komputer

- Bukalah file Word atau Excel yang ingin Anda lindungi.

- Pada menu toolbar, pilihlah menu Tools kemudian pilih Options dan masuk ke menu Security.

- Setelah Anda memasuki Security, akan muncul box dimana Anda

akan diminta untuk mengetikkan password untuk melindungi file.

- Pada sebelah kanan box tadi, terdapat menu Advanced.

Jika Anda menginginkan kata kunci yang diisikan terenkripsi dengan lebih

kuat, pilihlah menu ini. Pada menu Advanced, terdapat pilihan enkripsi mulai dari yang paling lemah yakni “Weak Encryption”, yang bekerja dengan operasi XOR. Level ini tidak ada pilihan panjang kata kunci. Kemudian selevel lebih tinggi terdapat enkripsi mode “Office 97/2000 Compatible” untuk standar perlindungan file. Level selanjutnya bervariasi namun tetap dengan metode enkripsi RC4. Pada level ini, Anda sudah bisa mengisikan panjang kata kunci dengan minimal 40 hingga 128 huruf. Berbagai teknik enkripsi ditawarkan, mulai dari DSS, RSA dan AES.

- Klik OK untuk memilih tipe enkripsi dan Anda akan kembali ke tampilan awal Security.

- Selain itu, masih terdapat box untuk mengisikan kata kunci yang akan menawarkan pada Anda untuk perlindungan modifikasi file, apakah file tersebut dapat diubah atau hanya read-only. Rekomendasi kami, isilah box ini demi keamanan yang lebih kuat.

- Klik OK, lalu akan muncul kotak dialog yang meminta Anda untuk

mengisikan kembali kata kunci untuk membuka dan memodifikasi file.

- Anda akan kembali pada file anda. Jangan lupa untuk menyimpannnya terlebih dahulu sebelum Anda menutupnya agar pengaruh pemberian kata kunci tadi berkhasiat.

6. Mengubah spasi antar kalimat/kata

Pilih kalimat/kata yang akan diubah spasinya -> klick menu format -> pilih Paragraph -> ubah before untuk merubah spasi dengan kalimat atau kata yang berada diatasnya, ubah after jika ingin merubah spasi antar kalimat dibawahnya -> klick ok

7. Mengubah jarak fungsi tab

klick menu format -> klick paragraph -> klick menu tab -> atur jarak tab yang akan digunakan pada tab stop position -> lalu klick set -> klick ok

8. Menampilkan screen tips

Screen tips merupakan tulisan yang muncul saat pointer mouse diletakkan di atas icon pada toolbar. Dengan menampilkan screen tips tersebut Anda dapat melihat shortcut untuk icon tertentu sehingga nantinya Anda dapat bekerja lebih efisien dengan bantuan shortcut tersebut.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Klik menu Tools - Customize.

2. Pindah ke tab Options.

3. Beri tanda check pada Show screen tips on toolbar.

4. Klik OK.

9. Mengganti ukuran dalam centimeter

Secara default ukuran panjang dan lebar document pada MS Word adalah dalam Inches. Anda bisa menggantinya dengan ukuran centimeter atau yang lainnya sesuai keinginan Anda. Caranya sbb :

1. Klik menu Tools - Options.

2. Pindah ke tab General.

3. Pada measurement units Anda tingal pilih sesuai yang Anda sukai (centimeter, inches, points, picas).

4. Klik OK.

10. Mencetak MS Word dalam urutan terbalik

Anda sering menncetak suatu dokumen Word dan Anda harus selalu membalik urutan halaman ? Hal ini tentu terasa membosankan. Sebenarnya Anda bisa mencetak dokumen Word dengan uratan terbalik (dari nomor halaman besar ke kecil) sehingga Anda tidak perlu harus membalik urutannya. Caranya dari menu Tools/Option/Print tandai Reverse Print Order lalu klik OK.


11. Menggulung dokumen dengan cepat

Pernahkah Anda mempunyai document yang panjang pada MS Word, yang terdiri dari puluhan halaman ? Apa yang Anda rasakan saat melakukan pengecekan document tersebut ? Kesulitan ! Ya, biasanya kita akan mengalami kesulitan saat melakukan pengecekan pada document tersebut, karena kita harus selalu menggerakkan mouse sekedar untuk menggulung (scrolling) document. Kesulitan ini bertambah jika mouse Anda tidak dilengkapi fasilitas scroll. Nah, untuk mengatasi hal tersebut sebenarnya MS Word sudah menyediakan fasilitas Auto Scroll. Untuk menampilkan fasilitas tersebut caranya sebagai berikut :

1. Buka MS Word Anda.

2. Dari menu Tools, pilih Customize.

3. Pindah ke tab Commands.

4. Pada bagian Categories, gantilah menjadi All Command.

5. Pada bagian Commands, carilah AutoScroll.

6. Drag (geserlah) AutoScroll tersebut ke arah toolbar.

7. Klik Close.

Sekarang untuk melakukan scrolling, klik pada AutoScroll yang baru saja kita buat pada toolbar. Perhatikan pada bagian kanan, akan muncul AutoScroll. Anda bisa menggeser cursor tersebut ke atas atau ke bawah. Semakin ke atas atau semakin ke bawah, penggulungan akan semakin cepat.

12. Memberi warna pada image

Ikuti langkah di bawah ini untuk memberi warna pada MS Word :

1. Klik menu Insert - picture - clipart.

2. Aktifkan gambar dengan cara mengklik gambar tersebut.

3. Klik kanan - pilih 'edit picture'.

4. Klik bagian dari gambar yang ingin diberi warna dengan memilih icon 'fill color'.

5. Bila ingin menghapus bagian-bagian tertentu dari gambar, pilih objeknya terlebih dahulu dan tekan tombol delete dan Klik 'close picture'

13. Cropping image

  1. Insert - picture - clipart.
  2. Sebelumnya terlebih dahulu aktifkan toolbar Picture ( View - toolbar - picture).
  3. Aktifkan gambar dan pilih icon 'crop'. Letakkan icon 'crop' di salah satu kotak pada frame.
  4. Kkemudian drag untuk memotong di bagian gambar yang diinginkan.

14. Konversi dari tabel ke teks

MS Word menyediakan fasilitas untuk pembuatan tabel secara mudah dan cepat. Tapi bagaimana solusinya jika Anda terlanjur membuat tabel beserta datanya sementara Anda ingin menggantinya ? Mudah saja, gunakan fasilitas Convert. Langkah komplitnya sebagai berikut :

1. Blok dulu tabel yang ingin Anda konversi.

2. Dari menu Table, pilih Convert - Table To

Text.

3. Maka akan muncul tampilan seperti gambar

di bawah ini.

Di sini Anda harus menentukan pemisah antarkolom pada tabel. Yang biasa digunakan adalah Tabs.

4. Langkah terakhir klik OK.

15. Setting folder default untuk menyimpan file

Kalau Anda rapi dalam menyimpan file, tentu Anda akan mengelompokkan data-data Anda berdasarkan jenis data atau jenis keperluan. Misalnya saja data MS Word selalu di simpan di C:\My Documents\MS Word. Nah, daripada setiap kali menyimpan data Anda akan "terlempar" ke folder yang "jauh" lebih baik Anda menentukan folder default tempat menyimpan data MS Word tersebut. Caranya :

1. Dari menu Tools, pilih Options.

2. Pindah ke tab File Locations.

3. Di sana terlihat list box dengan tulisan Documents, Clipart Pictures, User templates, dst.

4. Klik pada Documents dan klik tombol Modify.

5. Pada kotak dialog yang muncul, arahkan ke folder tempat Anda akan menyimpan data. Misalnya C:\My Documents\MS Word.

6. Klik OK, OK lagi.

Setelah Anda mengubah setting di atas maka saat Anda menyimpan data maka MS Word langsung "membuka" folder C:\My Documents\MS Word.

16. Shortcut pada MS Word

Keys

Fungsi

Ctrl + }

Memperbesar ukuran huruf

Ctrl + {

Mengecilkan ukuran huruf

Ctrl + +

Membuat subscript

Shift + Ctrl + +

Membuat super script

Ctrl + L

Membuat rata kiri (Left)

Ctrl + R

Membuat rata kanan (Right)

Ctrl + C

Membuat rata tengah (Center)

Ctrl + J

Membuat rata kanan kiri (Justify)

Ctrl + K

Memasukkan hyperlink

Shift + Ctrl + A

Membuat teks uppercase (kapital semua)

Ctrl + F4

Menutup dokumen yang terbuka

F12

File - Save As

Ctrl + F2

File - Print Preview

Shift + F3

Change case

Ctrl + Shift + F

Mengganti font

http://pmiikomundip.wordpress.com/2008/05/15/tips-and-trik-microsoft-word/

www.klik-kanan.com



Read More...

Ubah Bahasa

Jumlah Pengunjung

Yang Berkunjung

free counters

Pengunjung Hari ini

Free Hit Counter

Label

 

Behind This Blog

Foto Saya
Dedi Supriyadi
Single, 26 Tahun Tahap akhir Kuliah di STKIP Arrahmaniyah Kota Depok dan BSI Margonda Depok Angkatan 2012 s/d 2015
Lihat profil lengkapku

Reader Community